Entah kenapa kamu memillih warna hitam di antara semua warna yang ada.
Dengan percaya dirinya, kamu keluar menembus rintik hujan dengan payung itu, memiliki warna berbeda dari orang-orang di sekitarmu.
Seolah semua kesedihan, kepedihan serta keluh kesahmu berada di payung itu.
Saat rintik hujan mengguyur payung itu,
Semua beban yang kau tanggung seolah meluruh. Lenyap di derai rintik hujan.
Saat itu juga kau menghadap atas, membiarkan wajahmu di derai rintikan hujan. Dan secara perlahan genggamanmu terbuka. Membiarkan payung yang berada dalam genggamanmu terlepas.
Kamu tersenyum ๐
Memilih untuk menikmati rintik hujan ternyata sangat membahagiakan daripada berlindung di bawah payung hitam.
Dengan percaya dirinya, kamu keluar menembus rintik hujan dengan payung itu, memiliki warna berbeda dari orang-orang di sekitarmu.
Seolah semua kesedihan, kepedihan serta keluh kesahmu berada di payung itu.
Saat rintik hujan mengguyur payung itu,
Semua beban yang kau tanggung seolah meluruh. Lenyap di derai rintik hujan.
Saat itu juga kau menghadap atas, membiarkan wajahmu di derai rintikan hujan. Dan secara perlahan genggamanmu terbuka. Membiarkan payung yang berada dalam genggamanmu terlepas.
Kamu tersenyum ๐
Memilih untuk menikmati rintik hujan ternyata sangat membahagiakan daripada berlindung di bawah payung hitam.
Komentar
Posting Komentar